13 Dosa Suami Terhadap Istri yang Paling Dibenci Allah, Nomor 6 Dianggap Lumrah


 


Setiap pasangan pasti mengingikan rumah tangga harmonis, langgeng sampai maut memisahkan.

Dalam menjalani pernikahan, pasti ada kesalahan-kesalahan kecil atau besar yang kerap diperbuat baik itu disadari maupun tidak disadari jadi dosa.

Termasuk perlakuan atau tindakan suami yang tanpa sadar melakukan tindakan menyimpang, dari ketentuan Allah SWT dan telah melanggar hak-hak istri.

Oleh karena itu, sebelum terlalu jauh dan menyakiti istri, sebaiknya para suami harus mengetahui perbuatan-perbuatan apa saja yang dalam Islam dikategorikan sebagai dosa terhadap istri.

Dilansir Jurnal Palopo dari kanal YouTube Doa Pedia, berikut 13 dosa suami terhadap istri yang paling dibenci Allah.

1. Tidak mengajarkan ilmu agama

Kategori pertama yang termasuk dalam dosa suami terhadap istri adalah tidak mengajarkan ilmu agama.

Padahal hal ini termasuk kewajiban suami untuk memelihara diri dan keluarganya dari perihnya azab kubur dan siksa neraka, sebagaiman firman Allah SWT dalam QS.AT-Tahrim ayat 6.

“Hai orang-orang yang beriman, periharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”

2. Tidak merasa cemburu

Sifat cemburu sangat diperlukan sebagai bumbu-bumbu dalam cinta, hanya saja tidak diperbolehkan dilakukan dengan berlebihan.

Jika seorang suami tidak memiliki itu, maka dia termasuk berdosa kepada istrinya. Hal ini terdapat dalam hadist berikut.

“Tiga golongan yang Allah tidak akan melihat mereka pada hari kiamat yaitu seseorang yang durhaka kepada kedua orangtuanya, wanita yang menyerupai lelaki dan ad-Dayyuts” (HR. An-Nasa'i).

Ad-Dayyuts adalah lelaki yang tidak memiliki kecemburuan kepada istri atau keluarganya.

3. Tidak memberi nafkah

Rasullulah bersabda, seseorang yang cukup dipandang berdosa bila ia menelantarkan belanja orang yang menjadi tanggungjawabnya (HR. Abu Dawud, Muslim, Ahmad dan Thabarani).

4. Membiarkan istri bekerja untuk menafkahi suami

Meski saat ini, telah banyak wanita yang bekerja untuk membantu suaminya mencari nafkah, tetapi tetap saja suami tidak boleh membiarkan itu.

Menjadikan kepemimpinan beralih ke istri yang mencari nafkah karena ini termasuk dosa besar.

Apalagi suami hanya bersantai, sementara istri bersusah payah mencari nafkah.

“Tidak akan beruntung suatu kaum yang dipimpin oleh seorang wanita” (HR. Ahmad, Bukhari, Tirmidzi dan Nasa'i).

5. Memiliki perasaan benci kepada istri

“Janganlah seorang suami yang beriman membenci istrinya yang beriman. Jika dia tidak menyukai satu akhlak darinya, dia pasti meridhai akhlak lain darinya” (HR. Muslim).

6. Enggan membantu pekerjaan istri

Tidak sedikit suami yang enggan membantu pekerjaan istrinya dalam urusan domestik rumah tangga.

Padahal Rasulullah telah mencontohkan membantu pekerjaan istri meski persoalan rumah sekalipun.

7. Menyebarluaskan aib istri

“Sesungguhnya di antara orang yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat adalah seseorang yang menggauli istrinya dan istrinya menggaulinya kemudian dia menyebarkan rahasia-rahasia istrinya” (HR. Muslim).

8. Poligami tanpa mengindahkan syariat

Islam tidak melarang poligami namun harus dengan syariat Islam. Jika tidak bisa berpoligami, maka jangan lakukan.

Hal ini sesuai dengan Al-Qur’an surah An-Nisa ayat 3, yang artinya:

“Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinlah) seorang saja,”.

9. Menyakiti istri secara fisik

Ini juga termasuk ke dalam dosa besar yang dibenci Allah. Dalam Hadis Riwayat Ibnu Majah berkata: “Hendaklah engkau memberinya makan jika engkau makan, memberinya pakaian jika engkau berpakaian, tidak memukul wajah, tidak menjelek-jelekkannya”.

10. Bersikap buruk kepada istri sebaliknya baik kepada orang lain

“Mukmin yang paling sempurna adalah yang paling baik akhlaknya. Dan sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap isterinya” (HR.at-Tirmizdi).

11. Meremehkan kedudukan istri

Meski suami memiliki kedudukan yang berbeda, tetapi tidak sepatutnya istri diremehkan. Sebab dalam islam seorang mendapat penghargaan yang istimewa sebagaimana hadis nabi berikut.

“Wanita adalah tiang negara jika wanitanya baik maka baiklah negara, dan bila wanita buruk maka negara juga ikut buruk.”

12. Terburu-buru mentalak

Rasullulah SAW bersabda:

“Tiga hal yang bila dikatakan dengan sungguh-sungguh akan jadi dan bila dikatakan dengan main-main akan jadi pula, yaitu nikah, talak dan rujuk”.

13. Tidak setia terhadap istri

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya"

"yang demikian itu lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat"

"Dan katakanlah kepada wanita beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya” (An-Nur/24:30-31).***