Apa Agama Nabi Muhammad Sebelum Menerima Wahyu? Ustadz Khalid Basalamah: Sama Seperti Abu Jahal dan Abu Lahab

 


Ustad Khalid Basalamah menjelaskan mengenai agama yang dianut oleh Nabi Muhammad SAW sebelum menerima wahyu dari Allah SWT.

Nabi Muhammad SAW menerima wahyu dari Allah untuk mengajarkan agama penyempurna yakni agama Islam.

Namun Rasulullah menerima wahyu setelah usianya dewasa, artinya ketika masih anak-anak sampai remaja beliau menganut agama tertentu.

Lalu apa agama Nabi Muhammad SAW sebelum menerima wahyu?

Dilansir PortalJember.com dari channel YouTube Dakwah Recorder yang diunggah 23 Agustus 2021, berikut penjelasan Ustadz Khalid Basalamah.

Menurutnya, di dalam Al Quran dijelaskan bahwa sebelum Nabi Muhammad menerima wahyu sudah ada anjuran untuk sholat.

Anjuran sholat tersebut berasal dari Nabi Ibrahim dan termasuk dalam agama Islam.

Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa di Mekah waktu itu yang diterapkan adalah syariat Nabi Ibrahim.

“Nabi Muhammad menjalankan syariat Nabi Ibrahim,” katanya.

Namun bukan hanya Rasullah SAW yang menganut syariat Nabi Ibrahim, termasuk juga Abu Lahab dan Abu Jahal.

“Tapi Abu Jahal dan Abu Lahab meninggal dalam keadaan kafir,” katanya.

Penyebabnya, meskipun mereka berdua sholat dan menjalankan syariat Nabi Ibrahim namun keduanya masih menyembah berhala.

“Mereka syirik, mereka musrik. Mereka haji iya, tapi sambil sembah berhala,” tuturnya.

Hal itulah yang menurut Ustadz Khalid Basalamah diluruskan oleh Nabi Muhammad SAW.

“Sementara Nabi SAW berpegang pada kemurnian ajaran Ibrahim AS, jadi tidak sembah berhala,” ujarnya.

Tak hanya Nabi Muhammad, Abu bakar juga menjalankan ajaran syariat Nabi Ibrahim yang murni dan tidak menyembah berhala.

“Ada beberapa orang Quraish yang memang tidak mengenal berhala, jadi tidak pernah sembah dan berpegang teguh pada ajaran Ibrahim A.S,” jelas Ustadz Khalid Basalamah.***