Masya Allah, Ini Cara Mudah Hafal Alquran

 


Setiap umat muslim ingin bisa menghafal Al Quran. Hukum menghafalkan Al Quran menurut jumhur ulama adalah fardhu kifayah atas seluruh umat Islam sebagaimana penegasan al Jurjani dalam as Syafi, al ‘Ubadi.

Al Juwaini menjelaskan hal ini, bahwa maksudnya kemutawatiran bagi para penghafal Al Quran tidak boleh terputus sehingga Al Quran terjaga dari penggantian dan pengubahan.

Sehingga jika di tengah tengah umat telah dijumpai penghafal Al Quran dalam jumlah yang mutawatir maka hukum wajib ini telah gugur dari yang lain. Namun jika jumlah tersebut belum terpenuhi maka semua umat Islam dosa karenanya.

Untuk itu, perlu mengatahui cara mudah hafal Al Quran bagi Muslim yang ingin menghafalkannya.

Cara Mudah Hafal Al Quran

Dalam kitab Durratun Nashihin disebutkan beberapa cara mudah menghafal Al Qur'an dengan baik:

من اراد أن يحفظ العلم فعليه ان يلازم خمس خصال : الأولى صلاة الليل ولوركعتين , والثانية دوام الوضوء , ولثالثة التقوى في السر والعلانية , والرابعة ان يأكل للتقوى لاللشهوات , والخامسة السواك .

Artinya : “ Barangsiapa yang ingin menghafal ilmu, maka ia mesti melakukan lima perkara : pertama , shalat malam (Tahajjud) walaupun hanya dua raka’at, kedua terus menerus punya wudhu’ (menjaga wudhu’),ketiga bertaqwa kepada Allah, baik ditempat sepi maupun ditempat yang ramai. Ke-empat, makan untuk meningkatkan ketaqwaan, bukan karena mengikuti hawa nafsu. Kelima, rajin bersiwak “. (Kitab Durratu an-Nashihin halaman 15).

Dan di dalam kitab Ta’limul Muta’allim terdapat keterangan sebagai berikut :

وأقوى أسباب الحفظ : الجد والماظبة وتقليل الغذاء وصلاة الليل , وقراءة القرآن من اسباب الحفظ , قيل : ليس شيء أزيد للحفظ من قراءة القرآن نظرا .

Artinya : “ dan adapun sebab-sebab yang paling utama untuk kuat hafalan ialah bersungguh-sungguh, ulet, tidak banyak makan, dan shalat malam. Adapun membaca al-Qur’an, termasuk penyebab kuat hafalan. Ada Ulama’ yang berkata : tidak ada sesuatupun yang lebih menambah kuatnya hafalan dari pada membaca al-Qur’an sambil melihat al-Qur’an “. (Kitab Ta’limul Muta’allim, halaman 54).

Dari penjelasan di atas dapat dipetik kesimpulan 11 cara mudah hafal Al Quran:

1. Rajin shalat tahajud

Jika ingin bersungguh-sungguh menghafal Al Qur'an dengan baik perlu berazam atayu membulatkan tekad dengan melaksanakan shalat tahajud meskipun hanya dua raka’at.

Setelah shalat tahajjud lalu berdo’a, memohon kepada Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang supaya dikuatkan hafalan.

2. Terus-menerus punya wudhu

3. Makan untuk Ibadah. Apabila makan hendaklah diniatkan untuk lebih semangat dalam beribadah, bukan karena dorongan hawa nafsu semata.

4. Rajin bersiwak (membersihkan/menggosok gigi).

5. Serius dan ulet dalam menghafal, tidak cepat jemu.

6. Jangan terlalu banyak makan, bahkan lebih baik lagi kalau sering berpuasa, terutama hari senin dan kamis.

7. Rajin membaca Al-Qur’an

8. Selalu bertakwa kepada Allah.

Orang yang menghafal Al Qur'an harus selalu melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, baik di tempat ramai maupun ditempat sunyi.

9. Menghindari perbuatan maksiat

Menghindari perbuatan maksiat merupakan keharusan bagi tiap Muslim, terlebih bagi orang yang sedang menghafalkan Al Qur'an. Hal ini bertujuan agar hafalannya tidak cepat hilang atau lupa.

Imam Syafi’i dalam salah satu gubahannya pernah berkata :

“Saya telah mengadukan kepada imam Waki’, tentang buruknya hafalanku. Lalu beliau memberi nasihat kepada ku agar meninggalkan segala macam maksiat, karena bahwasanya hafal ilmu itu adalah karunia Allah, dan karunia Allah itu tidak akan dihadiahkan kepada orang-orang yang berbuat maksiat “.

10. Selalu Mengulang-Ulang Hafalan Al Qur'an

Menurut ahli psikologi : “ Orang yang menghafal suatu ilmu harus berada dalam kondisi badan yang sehat sempurna sehingga saraf-saraf yang berada di otak dalam keadaan baik dan kuat “.

Dan yang tidak kalah penting untuk diperhatikan agar hafalan itu benar-benar kuat dan lengket diotak ialah sering mengulang-ngulang menghafalnya.

11. Rutin Membaca Doa Dijauhkan Maksiat

اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِتَرْكِ الْمَعَاصِي أَبَدًا مَا أَبْقَيْتَنِي وَارْحَمْنِي أَنْ أَتَكَلَّفَ مَا لَا يَعْنِينِي وَارْزُقْنِي حُسْنَ النَّظَرِ فِيمَا يُرْضِيكَ عَنِّي اللَّهُمَّ بَدِيعَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ وَالْعِزَّةِ الَّتِي لَا تُرَامُ أَسْأَلُكَ يَا أَللَّهُ يَا رَحْمَنُ بِجَلَالِكَ وَنُورِ وَجْهِكَ أَنْ تُلْزِمَ قَلْبِي حِفْظَ كِتَابِكَ كَمَا عَلَّمْتَنِي وَارْزُقْنِي أَنْ أَتْلُوَهُ عَلَى النَّحْوِ الَّذِي يُرْضِيكَ عَنِّيَ اللَّهُمَّ بَدِيعَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ وَالْعِزَّةِ الَّتِي لَا تُرَامُ أَسْأَلُكَ يَا أَللَّهُ يَا رَحْمَنُ بِجَلَالِكَ وَنُورِ وَجْهِكَ أَنْ تُنَوِّرَ بِكِتَابِكَ بَصَرِي وَأَنْ تُطْلِقَ بِهِ لِسَانِي وَأَنْ تُفَرِّجَ بِهِ عَنْ قَلْبِي وَأَنْ تَشْرَحَ بِهِ صَدْرِي وَأَنْ تَغْسِلَ بِهِ بَدَنِي فَإِنَّهُ لَا يُعِينُنِي عَلَى الْحَقِّ غَيْرُكَ وَلَا يُؤْتِيهِ إِلَّا أَنْتَ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ

Wallahu A'lam

Keutamaan Hafal Al Quran

Orang yang hafal Al Quran memiliki beberapa keutamaan. Dari Abdullah Bin Mas'ud ra, bahwa Nabi SAW bersabda: "Bacalah Al Quran karana Allah tidak akan menyiksa hati orang yang hafal Al qur'an. Sesungguhanya Al Qur'an ini adalah hidangan Allah, siapa yang memasukkunya ia akan aman. Dan barangsiapa yang mencintai Al Quran maka hendaklah ia bergembira."

Orang yang menghafal Al Qur'an kelak akan memberikan syafaat atau pertolongan kepada keluarganya.

Dari Ali Bin Abi Thalib Karramallahu Wajhah ia berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa membaca Al Quran dan menghafalnya, maka Allah akan memasukkannya kedalam syurga dan memberikannya hak syafaat untuk sepuluh anggota keluarganya di mana mereka semuanya telah di tetapkan untuk masuk neraka."

Selain itu, penghafal Al Quran akan memakai mahkota kehormatan kelak di hari kiamat.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, bahwa Nabi SAW bersabda: "Orang yang hafal Al Quran nanti pada hari kiamat nanti akan datang dan Al Quran akan berkata; "Wahai Tuhan ,pakaikanlah dia dengan pakaian yang baik lagi baru." Maka orang tersebut di berikan mahkota kehormatan. Al Quran berkata lagi:

"Wahai Tuhan tambahlah pakaiannya." Maka orang itu di beri pakaian kehormatannya. Al Quran lalu berkata lagi, "Wahai Tuhan, redailah dia." Maka kepadanya di katakan; "Bacalah dan naiklah." Dan untuk setiap ayat, ia di beri tambahan satu kebajikan."

Keutamaan lain orang yang hafal Al Quran akan menempati tingkatan surga tertinggi.

"Dari Aisyah radhiallahu anha, dia berkata bahawasanya Rasulullah SAW telah bersabda; "Jumlah tingkatan-tingkatan syurga sama dengan jumlah ayat-ayat Al Qur'an. Maka tingkatan syurga yang di masuki oleh penghafal Al Qur'an adalah tingkatan yang paling atas, di mana tidak ada tingkatan lagi sesudah itu.

Sumber: Pustaka Ilmu Sunni Salafiyah-KTB, tafsir Ibnu Katsir

Editor : Nur Ichsan Yuniarto