Rasulullah Mimpi Kondisi Manusia Akhir Zaman: Melihat Umatku Didatangi Malaikat Maut Dalam Keadaan Mengerikan

 

Rasulullah Mimpi Kondisi Manusia Akhir Zaman: Melihat Umatku Didatangi Malaikat Maut Dalam Keadaan Mengerikan /Pexels/

Mimpi adalah kejadian alam bawah sadar yang melibatkan indera manusia saat tidur. Mimpi yang singgah sebagai bunga tidur manusia bisa berupa mimpi indah maupun mimpi buruk. Semua manusia di muka bumi ini pasti pernah mengalami mimpi.

Banyak dalam ayat al-quran dan riwayat nabi yang bercerita tentang mimpi seperti dalam Quran surah as-saffat ayat 102 yang mengisahkan mimpi Ibrahim ketika ia diharuskan menyembelih putranya Ismail. Ada juga dalam surah al-fath ayat 27 mengenai mimpi Rasulullah sebelum terjadinya perjanjian hudaibiyah.

Di dalam sejumlah hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pernah berkata bahwa mimpi manusia ada tiga macam, "mimpi itu yang pertama mimpi yang baik sebagai kabar gembira dari Allah, yang kedua mimpi yang menakutkan atau menyedihkan datangnya dari setan, yang ketiga mimpi yang timbul karena ilusi angan-angan atau khayalan seseorang" (HR Muslim).

Dari Abdurrahman Bin samurah radhiallahu Anhu berkata bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Sesungguhnya aku telah mengalami mimpi-mimpi yang menakjubkan pada malam sebelum aku di Isra, diantaranya yang pertama aku telah melihat salah seorang dari umatku didatangi oleh malaikat maut dalam keadaan yang amat mengerikan untuk diambil nyawanya."

"Namun malaikat terhalang perbuatannya karena ketaatan dan kepatuhannya kepada kedua orangtuanya, yang kedua aku melihat salah seorang dari umatku yang telah disediakan azab kubur yang amat mengerikan, namun ia diselamatkan karena wudhunya yang sempurna."

"Yang ketiga aku melihat salah seorang dari umatku yang dikerumuni oleh setan setan dan iblis-iblis terlaknat, namun ia diselamatkan karena dzikirnya yang tulus dan ikhlas kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala."

"Yang keempat aku melihat bagaimana umatku diseret dengan menggunakan rantai yang terbuat dari api neraka jahanam yang dimasukkan dari mulutnya dan dikeluarkan dari duburnya oleh malaikat azab. Namun karena salatnya yang khusyuk dan tidak ditunjuk-tunjukkan maka ia dilepaskan dari siksaan itu."

"Yang kelima aku melihat umatku yang ditimpa kehausan yang amat sangat berat, namun setiap kali dia mendatangi sebuah telaga ia terhalang untuk meminumnya, maka saat itu datanglah pahala puasanya yang ikhlas karena Allah subhanahu wa ta'ala yang memberinya minum hingga ia merasa puas."

"Yang keenam aku melihat umatku yang sedang mencoba mendekati kumpulan para Nabi yang sedang duduk bersama, setiap kali Ia datang lalu dia diusir maka menjelmalah mandi junub dengan rukunnya yang sempurna menuntunnya ke kumpulan ku sambil duduk disebelahku."

"Yang ketujuh aku melihat salah seorang dari umatku berada dalam keadaan yang gelap gulita disekelilingnya, sedangkan dia sendiri di dalam keadaan bingung maka datanglah pahala Haji dan umrah nya yang ikhlas kepada Allah Subhanahu wa ta'ala sehingga mengeluarkannya dari kegelapan menuju tempat yang terang benderang."

"Yang ke-8 aku melihat umatku yang mencoba berbicara kepada golongan orang mukmin tetapi mereka tidak seorangpun mau membalas bicaranya maka menjelmalah sifat silaturahminya dan tidak suka bermusuhan sesama umatku lalu menyeru kepada mereka agar menyambut bicaranya lalu ia pun dapat berbicara dengan mereka."

"Yang ke-9 aku melihat umatku sedang menepis menepiskan percikkan api yang mengenai mukanya, namun ia dilindungi karena pahala sedekahnya yang ikhlas karena Allah subhanahuwata'ala."

Demikian mimpi-mimpi yang dialami Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sesungguhnya hal ini dapat menjadi pelajaran dan renungan bagi umat Islam, agar kita senantiasa melakukan hal-hal yang baik dan menjauhi larangan-larangan Allah subhanahuwata'ala.****