Bocah SD di Mojokerto Tersambar Petir saat Asyik Main HP, Begini Kondisinya

 


Kaffabillah terbaring lemas usai menjalani perawatan akibat tersambar petir, Selasa (23/11/2021). (Foto: iNews.id/Sholahudin).

MOJOKERTO, - Pelajar Sekolah Dasar (SD) di Mojokerto tersambar petir saat bermain handphone (HP) bersama empat orang temannya. Beruntung korban bernama Kafabillah (12) warga Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas ini selamat meski terluka di bagian tangan dan dada.

Hingga kondisi korban masih lemah dan tidak dapat beraktivitas seperti biasa. Sejumlah tetangga dan teman korban bergantian menjenguk pelajar kelas VI ini karena tidak dapat masuk sekolah.

Informasi yang dihimpun insiden tersebut terjadi Senin (22/11/2021) sore, saat cuaca di sekitar Kecamatan Trawas mendung gelap. Saat itu Kaffa bersama empat temanya bermain HP di depan rumah. Tiba-tiba terdengar suara petir dan membuat empat anak tersebut tersambar.

Akibat insiden itu Kafabillah, anak dari pasangan Mardi dan Damawah mengalami luka bakar di bagian tangan, dada dan kaki. Sedangkan tiga lainya lantaran kaget hingga mengakibatkan pingsan hingga kesurupan.

Satu korban yang mengalami luka-luka langsung dilarikan ke tempat klinik kesehatan terdekat guna mendapatkan perawatan. Kini kondisi korban sudah lebih baik setelah berobat ke petugas medis.

Ibu korban Damawah mengaku kaget dan syok mengetahui anaknya tersambar petir. Namun, dia bersyukur buah hatinya masih selamat kendati mengakami lupa bakar di bagian tangan, dada dan kaki.

"Sore itu dia pamit keluar. Sempat saya larang karena belum ashar dan belum mengajit. Tapi dia tidak mau dan tetap keluar ke rumah temannya. Waktu itu mendung gelap," katanya.

Karena tak kunjung pulang Damawah pun panik. Apalagi, hujan mulai turun dan ada petir. Tal lama berselang, salah seorang temannya mengabarkan bahwa Kafabillah tersambar petir.

"Alhamdulillah sudah dibawa ke dokter dan sudah baikan," katanya.

Editor : Ihya Ulumuddin