Dosa Istri Ditanggung Suami jika seperti Ini, Begini Penjelasan Ustadz Abdul Somad

 


Dosa Istri Ditanggung Suami Jika Seperti Ini, Begini Penjelasan Ustadz Abdul Somad. /Pixabay.com/jeffbalbalosa

Wanita yang sudah menikah dengan seorang laki-laki, maka seluruh tanggung jawab baginya akan beralih pada suami.

Sehingga seorang suami harus memenuhi segala kewajibannya kepada istri.

Bahkan kewajiban membimbing dan mengingatkan istri, juga sudah menjadi kewajiban seorang suami.

Maka dari itu, seorang suami bisa menanggung dosa dari sang istri dan bisa juga akan terbebas dari dosa istrinya.

Dikutip PortalJember.com dari kanal YouTube Zech Channel yang diunggah pada 9 Juli 2020, berikut penjelasan Ustadz Abdul Somad tentang dosa istri yang akan ditanggung oleh suaminya.

Pada hakikatnya setiap orang akan menanggung dosanya sendiri-sendiri, sehingga tidak ada yang namanya dosa seseorang ditanggung orang lain.

Akan tetapi bisa saja seorang ayah akan menanggung dosa dari anak-anaknya, dan seorang suami menanggung dosa istrinya.

Ketika sang suami sudah menjelaskan dan membimbing istrinya untuk menjauhi segala larangan dan menjalankan ibadah dalam islam.

Namun, sang istri tetap melanggar semua yang dijelaskan oleh suami. Maka dosa sang istri tidak akan ditanggung oleh sang suami.

Berbeda halnya ketika istri melanggar aturan dalam islam, dan suami tidak menegur dan membimbing istrinya, maka dosa tersebut akan ditanggung sang suami.

Ketika laki-laki menjabat tangan ayah dari seorang wanita saat akad nikah, itu menunjukkan bahwa segala tanggung jawab seorang ayah berpindah pada laki-laki tersebut, yang nantinya akan menjadi suami.

Maka sejak saat itulah seluruh tanggung jawab terhadap wanita itu beralih kepada laki-laki tersebut.

Terdapat 5 kewajiban seorang suami yang harus dipenuhi terhadap istrinya, yaitu:

1. Memberi makan

2. Memberi pakaian

3. Memberi tempat tinggal

4. Memberi pendidikan

5. Memberi perhatian

Seorang laki-laki jika ingin disegani dan dihormati, maka harus memenuhi segala kewajiban yang sudah menjadi tanggung jawabnya tersebut.

Dengan seperti itu, jika seorang laki-laki sudah mendidik anak ataupun istrinya dengan baik. Namun tetap melanggar dan tidak menjalankan kewajibannya, maka dosa tersebut akan ditanggung oleh masing-masing.

Dan seorang laki-laki tersebut tidak akan menanggung dosa dari anak ataupun istrinya.***