Alami Koma, Pramugari Ini Beri Kesaksian Melihat Siksa Neraka, Ustadz Khalid Basalamah Ungkap Kisahnya

 


Ilustrasi neraka yang dipenuhi dengan api yang menyala-nyala. /Unsplash.com/Ricardo Gomez Angel

 Seringkali kita mendengar bahwa siksa neraka itu sangat pedih.

Meski begitu, kita tidak pernah tahu bagaimana detail kejadian dan apa bentuk siksanya.

Namun, seorang perempuan yang berprofesi sebagai pramugari pernah bersaksi bahwa ia melihat siksa neraka.

Bagaimana kisahnya? Dilansir PortalJember.com dari kanal YouTube HidayahIndonesia yang diunggah 8 September 2018, berikut penjelasan Ustadz Khalid Basalamah mengenai kisah nyata seorang pramugari yang melihat siksa neraka.

Kisah ini pernah viral di Arab Saudi dan menjadi perbincangan hangat oleh kalangan ulama setempat.

Kejadian bermula saat seorang pramugari melakukan penerbangan ke Arab. Setelah mendarat di Jeddah, Arab Saudi, pramugari tersebut mengalami sakit keras dan koma selama sebulan.

Sewaktu dia koma, suster-suster yang ada disana semua memberi kesaksian bahwa orang ini sering berteriak-teriak. Tepat sebulan setelah kejadian tersebut, dia terbangun.

"Waktu dia terbangun, dia menceritakan ternyata selama sebulan dia mimpi masuk neraka," ungkap Ustadz Khalid Basalamah.

Dalam mimpinya tersebut, ia bersaksi bahwa rambutnya digantung, badannya disiksa, dan siksaan tersebut benar-benar ia rasakan.

"Sakitnya, jeritannya, semua dia rasakan dan dia lihat di neraka orang-orang disiksa," ujar Ustadz Khalid Basalamah.

Semenjak kejadian tersebut, pramugari ini bertaubat kepada Allah SWT dan meneruskan hidupnya dengan ketaatan kepada Allah SWT.

Selain pramugari, kisah serupa juga dialami oleh sekretaris kepercayaan ayah Ustadz Khalid Basalamah. Menurut Ustadz Khalid Basalamah, dahulu sekretaris ayahnya sering berbuat kefasikan.

Namun, setelah beberapa tahun berlalu ketika Ustadz Khalid Basalamah berkuliah di Madinah, ia bertemu kembali dengan sekretaris ayahnya.

Di dalam pertemuan tersebut, Ustadz Khalid melihat ada yang berubah dari orang ini. Ternyata setelah ditanya, ia bercerita bahwa pernah bermimpi masuk neraka.

Pengakuannya pun sama dengan apa yang dilihat pramugari, yaitu melihat bagaimana orang disiksa, dipukul, dan dicincang.

"Tangan saya ini dibelenggu oleh rantai. Dipegang oleh satu orang yang tidak bisa saya lihat wajahnya," ujar sekretaris ayah Ustadz Khalid Basalamah.

Ketika itu, ia mencoba memohon apakah masih bisa kembali dan bertaubat. Kemudian dijawab oleh orang yang menggiringnya bahwa ia masih memiliki sisa umur untuk memperbaiki segalanya.

"Semenjak itu dia menjadi orang baik dan alhamdulillah sampai sekarang orang itu hidup dalam ketaatan," pungkas Ustadz Khalid Basalamah.

Itulah sepenggal kisah seseorang yang melihat siksa neraka.***